Kategori Berita

Agenda

Fasilitas Pendukung

Link Terkait

Statistik Pengunjung
Pengunjung hari ini : 79
Total pengunjung : 100727
Hits hari ini : 250
Total Hits : 419230
Pengunjung Online : 12

Last Update:
17 April 2014
DETIL BERITA
Home » Berita » Kegiatan

Selasa, 12 April 2011 | 385 HITS
Target Produksi Rumput Laut 1 Juta Ton
Diposting Oleh: Muhammad Yusri

Dinas Koperasi Perkuat Kelembagaan



MAKASSAR,UPEKS--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menargetkan produksi rumput laut satu juta ton pada 2013 mendatang. Hal itu dilakukan guna memenuhi permintaan baik lokal maupun ekspor. Guna mewujudkan hal tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Sulsel sekarang ini semakin memperkuat kelembagaan usaha koperasi Rumput Laut (RL).


Demikian diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, AM Yamin diwakili Kepala UPTD Balai Diklat Koperasi dan UKM, Drs Abd Aziz Bennu MM pada acara Pelatihan Pengembangan Usaha Koperasi dan UMKM Berbasis Komoditi Unggulan Rumput Laut di ruang Balatkop Sulsel belum lama ini.


Dia menjelaskan, salah satu potensi sumber daya alam pada wilayah perairan adalah potensial rumput laut. Sulsel telah dijadikan sebagai sentra pengembangan rumput laut dunia. Hal itu didasari atas potensi luas dan keikutsertaan masyarakat secara luas.


Pemerintah provinsi untuk tahun 2011 menargetkan produksi rumput lau mencapai 900 ribu ton atau mengalami kenaikan sekira 6,7% dari tahun 2010 yang hanya mencapai 824.000 ton.


"Kami ingin sampaikan bahwa target produksi rumput laut nasional pada tahun 2013 diharapkan mencapai 2,4 juta ton. Untuk mencapai target tersebut saat ini telah dikembangkan Program Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP). Adapun yang dikembangkan adalah jenis yang komersil dengan sistem integrasi program revitalisasi dan program daerah," ujarnya.


Lebih jauh dia mengatakan, rumput laut merupakan produk komoditi unggulan dan potensi lokal daerah yang tersebar hampir di seluruh pesisir di Sulsel. Jika disinergikan kembali dengan program Gerbang Emas, Gerbang Taskin, Peningkatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).


Dimana dalam program tersebut melibatkan sejumlah koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan demikian itu berarti akan memberi kontribusi nyata terhadap pencapaian pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 8,18% akhir tahun 2010. "Untuk itu, kita harus bekerjasama dan saling pengertian antara pemerintah pusat, daerah, swasta dan masyarakat petani rumput laut," ungkapnya.


Meski demikian, katanya, hal yang perlu dilakukan yakni melakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung ekonomi rumput laut. "Kita jangan hanya puas sebagai petani rumput laut, akan tetapi bagaimana memahami dan memperbaiki mutu rumput laut untuk meningkatkan, nilai tambah produk rumput laut," sebutnya.


Kegiatan tersebut dihadiri 50 pengurus koperasi dan UKM se-Sulsel.


Sumber: upeks