Kategori Berita

Agenda

Fasilitas Pendukung

Link Terkait

Statistik Pengunjung
Pengunjung hari ini : 116
Total pengunjung : 99895
Hits hari ini : 604
Total Hits : 415673
Pengunjung Online : 12

Last Update:
17 April 2014
DETIL BERITA
Home » Berita » Komoditas

Kamis, 06 Oktober 2011 | 234 HITS
Sulsel Ingin Bibit Kakao Lokal
Diposting Oleh: Muhammad Yusri

Makassar (ANTARA News) - Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan tetap menginginkan agar bibit kakao lokal yang digunakan dalam gerakan nasional rehabilitasi tanaman kakao setempat karena sudah terbukti kualitasnya.

"Pada Gernas tahun depan, kita harus meminta pusat agar bibit yang digunakan adalah bibit lokal, karena sudah terbukti kualitasnya," kata Ketua Komisi B DPRD Sulsel Yusa Rasyid Ali di Makassar, Senin.

Ia meminta Dinas Perkebunan Sulsel untuk kembali mengusulkan kepada Ditjen Perkebunan, Kementrian Pertanian agar pada program Gernas 2012 di Sulsel, semuanya menggunakan bibit lokal.

Politisi Demokrat ini menilai bibit SE maupun bibit jenis lain yang direkomendasikan Ditjen Perkebunan banyak yang terkena penyakit dan tidak mampu mengembalikan kejayaan kakao Sulsel.

Sementara, Kepala Dinas Perkebunan Sulsel Burhanuddin Mustafa mengemukakan, sudah berulang kali menyampaikan penggunaan bibit lokal ke Ditjen Perkebunan, namun selalu ditolak.

"Sudah berulang kali kami sampaikan, agar kami di Sulsel diberikan kesempatan menggunakan bibit lokal, kami lebih senang gunakan bibit lokal, namun Dirjen tidak pernah mau," ucapnya.

Menurut dia, seluruh program pengembangan kakao yang bersumber dari APBD Sulsel menggunakan bibit lokal seperti program sambung pucuk.
Meski begitu, Burhanuddin menyebut tidak semua program yang menggunakan bibit SE dan bibit dari pusat gagal, karena ada juga beberapa petani yang sukses seperti di Kabupaten Wajo.

"Gernas sangat tergantung bagaimana cara pemeliharaan dari petaninya. Di Wajo ada yang hasilnya bagus," ucapnya dan menambahkan jumlah anggaran Gernas kakao yang masuk ke Sulsel 2011 sebesar Rp153 miliar.


Sumber: antara